Donorojo, 13 Januari 2019 – Sudah menjadi kebutuhan wanita untuk selalu berpenampilan cantik, dan menarik dalam setiap kesempatan. Sebab pada dasarnya setiap wanita ingin selalu terlihat segar dan terawat. Selain riasan wajah yang sesuai, penampilan busana juga menjadi penunjang untuk terlihat menarik, salah satunya dengan aksesoris yang cocok dan sesuai yang dipakai. Salah satu yang menjadi perhatian adalah aksesoris bros. Maka dari itu, Tim pengebdian masyarakat Universitas Diponegoro mengadakan sebuah kegiatan yang melibatkan komunitas ibu PKK dalam memanfaatkan sampah plastik sebagai bros.

Bros ini ramah lingkungan dan secara tidak langsung akan menanamkan sikap 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Dengan begitu warga desa setempat tidak perlu membeli dengan harga yang begitu mahal tetapi hanya memanfaatkan sampah plastik yang ada, Bros ini juga tergolong murah karena dapat ditemukan di sekitar kita.

Kegiatan dilakukan di salah satu kediaman kader PKK Desa Donorojo yang berkesempatan menjadi tuan rumah dalam rapat rutin bulanan kader. Tim diberikan waktu oleh kader sekitar satu jam untuk dapat mempresentasikan produk tersebut sekaligus menyimulasikan cara pembuatannya bersama peserta yang hadir.