
Pemalang, Temuireng – Tim Pengabdian Masyarakat KKN Universitas Diponegoro periode 1 desa Temuireng, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang melaksanakan “Pengenalan dan Pelatihan Pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal)”. Senin (18/02/2019), kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan di Balai desa Temuireng dan di ikuti oleh warga desa Temuireng. Dalam pelaksanaan kegiatan dipandu Puteri Fauziyah Cahyaningrum dari Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Diponegoro desa Temuireng.
MOL ( Mikro Organisme Lokal ) merupakan salah satu cara untuk memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk dimanfaatkan menjadi pupuk sehingga tidak merusak lingkungan. MOL merupakan induk untuk membuat pupuk organik. Istilah MOL atau kepanjangannya Mikro Organisme Lokal sudah banyak dikenal. Mikro Organisme Lokal sering dimanfaatkan untuk budidaya pertanian organik atau semi organik. MOL memiliki banyak kegunaan, seperti : a) Dimanfaatkan sebagai POC (Pupuk Organik Cair), b) Dimanfaatkan sebagai dekomposer atau biang kompos untuk pembuatan kompos, c) Dimanfaatkan untuk pestisida nabati untuk mengusir hama tanaman.
Tujuan dari Tim Pengabdian Masyarakat KKN Universitas Diponegoro mengenalkan dan melatih Pembuatan MOL (Mikro Organisme Lokal) kepada warga desa Temuireng agar warga desa tersebut dapat membuat MOL secara mandiri dan memanfaatkan MOL tersebut untuk lahan pertanian mereka.