Jambu, Semarang (Februari 2019) Kegiatan dilaksanakan di Aula desa Kelurahan dengan diawali mengisi daftar hadir diikuti dengan pengisian materi terkait Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Hewan Ternak Kambing. masyarakat hanya kurang memanfaatkan limbah peternakan seperti kotoran hewan ternak khususnya kambing. Padahal kotoran wehan ini bisa di olah manjadi pupuk organik
Simulasi pembuatan pupuk organik cair dilakukan menggunakan alat dan bahan seperti ember dengan tutupnya, pengaduk, 7 liter udara, 34 ml EM4 peternakan, 37 gram molase atau tetes tebu, 1 kg feses kambing, dan daun-daun. Warga diberikan waktu untuk mempraktikan pembuatan pupuk organik cair. Pupuk organik cair yang telah dibuat untuk menyimpan selama satu minggu dengan kondisi ember tertutup dan disimpan di tempat yang sejuk sebelum digunakan untuk tanaman.