(18/07) Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Diponegoro memberikan edukasi terkait pemanfaatan limbah buah untuk pupuk cair beraroma buah kepada masyarakat Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Pada dasarnya, semua jenis buah bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk cair beraroma segar dan berwarna terang ini. Tapi untuk menghasilkan pupuk yang berpenampilan dan beraroma menyenangkan, pilihlah buah-buahan yang beraroma khas dan tajam. Konon, buah mangga bisa menghasilkan pupuk cair aroma buah yang paling baik, karena kandungan selulosanya tinggi. Tapi buah jeruk akan menghasilkan pupuk cair dengan aroma buah yang paling asli dan segar. Dikutip dari www.kompasiana.com

Naintina Lisnawati, S.KM., M.Gizi, selaku penanggung jawab kegiatan tersebut. Memupuk dan menyuburkan tanaman bisa menyenangkan, maka akan semakin banyak orang mau menanan. Semakin hijau lingkungan, semakin banyak suplai oksigen untuk hidup kita. Paling tidak, bila halaman rumah kita hijau, kita tidak perlu menagih oksigen pada hutan di Kalimantan yang konon merupakan paru-paru dunia, dan konon semakin berkurang luasnya. Harapan dari kegiatan tersebut adalah masyarakat dapat meningkatkan nilai jual pada buah-buahan yang dijual dan memberikan sebuah inovasi baru bagi petani buah-buahan di Kecamatan Tarukan.