
Mahasiswa KKN Undip memberikan penyuluhan daging sapi sehat di Grobogan.
GROBOGAN-Daging salah satu makanan mengandung kaya protein, daging sapi juga banyak digemari masyarakat untuk diolah menjadi berbagai masakan. Namun perlu diketahui bagaimana membedakan daging sapi yang sehat dan yang tidak. Diantaranya bau, warna dan teksturnya.
“Daging yang sehat bau nya khas daging sapi, tidak amis atau anyir. Warnanya juga merah segar, dan teksturnya kenyal dan padat,” kata Wahyu Tri Widyastuti, mahasiswa KKN Undip di Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Kamis 26 Juli 2019.
Jika menemui daging yang ketika dipegang menempel warna merah ditangan kemudian digosok tapi tidak hilang. Hal ini perlu di curigai karena bisa jadi diberi pewarna agar menarik pembeli. “Tapi kalau aroma daging anyir, itu tandanya tidak segar,” tambahnya. Adapula daging yang diberi boraks biasanya tekstrunya cenderung kaku, dan warnanya lebih pucat. Beberapa kasus daging babi yang diberi boraks dijual sebagai daging sapi. “Sebenarnya bisa dikenali daging babi yang direnam boraks warnanya lebih pucat dari daging sapi, dan cenderung teksturnya kaku, kalau digoreng keluar air dan susutnya banyak,” ujarnya.