PEKALONGAN -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang mengenalkan masyarakat Desa Tanjung Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan cara pengolahan limbah sampah plastic menjadi kerajinan tangan dari Jepang yang bernama Suichuuka.

Suichuuka merupakan kerajinan tangan dari Jepang yang bahan utamanya dari plastik bekas kemudian dibentuk menjadi bunga. Suichuka terdiri dari kata ‘sui’ yang berarti ‘air’, ‘chu’ yang berarti ‘dalam’ dan ‘ka’ yang berarti ‘bunga’.  Suichuuka berarti bunga di dalam air.

“Pembuatan Suichuuka sendiri tidak rumit hanya membutuhkan kantung plastik bekas, benang, lem atau perekat, gelas, air, dan kerikil,” kata Siti Sholekhah, mahasiswa KKN Undip Periode II 2019 di Pekalongan, Jumat 26 Juli 2019.

Adanya pelatihan Suichuuka ini selain meningkatkan kreatifitas ibu-ibu PKK juga dapat menjadi alternatif pengolahaan limbah sampah plastik yang mudah dan jika dikemas dengan baik dapat menghasilkan nilai jual yang cukup tinggi.

Selama ini sampah plastik tidak pernah dihuhnaka hanya dibuang tempat sampah. Setelah mengetahui keterampilan membuat Suichuuka warga dapat membuat kerajian tangan ini disela waktu luang.