Pada tanggal 20 Januari 2018, Tim Pengabdian Masyarakat WAPEALA Undip melaksanakan pembersihan sungai dan waduk yang ada di wilayah Universitas Diponegoro. 

Sampah plastik, botol, barang-barang bekas, limbah rumah warga, masih berserakan, menggunduk terbawa aliran. Bukan hanya tumpukan sampah rumah tangga atau sampah domestik saja yang mengotori sungai kawasan Undip, ternyata limbah cair yang dibuang sembarangan oleh warung pinggir sungai pun membuat sungai tercemar. 

Menurut beberapa pengakuan warga, di waktu masyarakat lelap tertidur, para pedagang kaki lima dengan seenaknya membuang sampah ke sungai. Pencemaran sungai kawasan Undip  berdampak sampai ke Waduk Pendidikan Diponegoro. Hal ini dapat dilihat dari jumlah sampah yang didapatkan oleh tim yaitu 215,25 kg di sungai dan 238,3 kg di waduk.