(06/2019) Setelah sukses mengantarkan ekspor serat eceng gondok dan ke benua Eropa maka Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Semarang akan mengembangkan produksi Gula aren, dengan jumlah pengrajin di Kecamatan Sumowono 20 orang yang terbagi dalam 2 kelompok usaha bersama, para agen dan toko-toko yang menjual produk gula aren menjadi kesulitan mencari gula aren karena gula aren yang di produk di langsung di beli oleh Pabriaos, baik lokal maupun dari Jawa Barat, Bandung, Cirebon dan Tasik Malaya sedangkan Jawa Tengah, Tegal, Solo, Pekalongan Kudus dan Pati.

Gula aren pada umumnya digunakan sebagai bahan pembantu pembuatan Kecap dan Gula aren yang bahan bakunya diambil dari nira pohon kelapa diambil dengan jalan menyadap pohon tersebut. Kendala yang dihadapi rata-rata sama, modal dan kualitas belum sama, Untuk itu disepakati permodalan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Semarang. Sedangkan untuk kontrol kualitas diharapkan program studi teknik kimia Undip.

Untuk menjaga agar kualitas produk sama terus diperlukan Standar Operasional prosedur (SOP), dan bejana pemasakan nira lengkap dengan peralatan pengadukan, dan cerobong asap. Guna higienis dari produk yang dihasilkan, bahan bahan bakar menggunakan bahan bahan bakar gas arenalat pengisap debu sehingga kualitas gula aren dapat ditingkat, sedangkan bila masih terjadi produk kurang baik maka produk akan di buat gula rafinasi.

Dari metode yang digunakan dalam menyelesaikan masalah maka perlu dibuatkan suatu bejana yang dilengkapi dengan pengaduk digunakan untuk memasak Nira, dimasak pada suhu sekitar 110oC sambil diaduk. Semula cairan ini berwarna putih kekuningan, lama-lama akan jadi tua dan buih-buih nira turun, hal tersebut berarti mendidih perlahan karena nira mulai pekat. Untuk mengetahui nira sudah masak caranya nira diambil dengan pengaduk, diteteskan ke air, jika terdapat benang-benang gula dan kalau dipegang mudah putus, berarti sudah masak. Nira segera diangkat dari tungku, tetap diaduk sampai mulai dingin. Cetakan dari tempurung kelapa dibasahi dengan air, agar gula mudah dilepas. Selanjutnya nira dicetak Tunggu hingga dingin.

Dengan demikian gula aren yang dihasil mempunyai kualitas 1, sedangkan yang rafinasi gula aren dapat dihasilkan gula aren dengan kualitas 2, sehingga sesuai dengan apa yang telah ditargetkan.