
Padek, Ulujami, Pemalang (16/07/19). Pada hari Selasa telah dilakukan program kerja “Pelatihan pembuatan tepung ikan berbahan baku tulang ikan nila”, program kerja tersebut merupakan pelatihan bagaimana cara membuat tepung alternatif dari tulang ikan. Yang mana program ini dilakukan oleh Ken Asti Harimbi dari Tim II KKN 2019, kegiatan ini ditujukan untuk masyarakat umum. Kegiatan ini dilakukan agar konsumsi ikan termaksimalkan termasuk tulang ikannya yang tidak bisa dikonsumsi secara langsung, maka dari itu dimanfaatkan menjadi olahan lainnya.
Tepung tulang ikan mengandung unsur penyusun tulang berupa kalsium, fosfor dan bahan-bahan yang mengandung nitrogen seperti asam-asam amino pembentuk protein kolagen. Kalsium dibutuhkan untuk proses pembentukan dan perawatan jaringan rangka tubuh serta beberapa kegiatan penting dalam tubuh seperti pembekuan darah, kontraksi otot, menjaga keseimbangan hormon dan katalisator pada reaksi biologis. Salah satu dampak dari defisiensi kalsium yang sekarang ini banyak terjadi adalah osteoporosis. Pemanfaatan tepung tulang ikan dapat dilakukan dalam bentuk pengkayaan sebagai salah satu upaya fortifikasi zat gizi dalam makanan.Bakso merupakan salah satu produk makanan yang tepat untuk dilakukan fortifikasi kalsium, karena bakso banyak digemari dan dapat dinikmati oleh semua kalangan baik balita, anak-anak, ibu hamil, orang dewasa maupun lanjut usia. Hal ini merupakan alternatif pencegahan dampak defisiensi kalsium yang sekarang ini banyak terjadi.