Public-Speaking-KKNUndip-KarangTaruna Public Speaking KKNUndip KarangTaruna

Kota Semarang (6/8) – Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Diponegoro menggandeng Warga Karang Taruna Harum Sari, RW 14 Kelurahan Rejosari dalam kegiatan Pelatihan Public Speaking. Kegiatan Pelatihan Public Speaking yang mana merupakan sebuah program kerja monodisiplin mahasiswa KKN telah dilaksanakan pada malam minggu atau hari sabtu malam (6/8) pukul 19.30 di Posko KKN Kelurahan Rejosari. Pelatihan Public Speaking ini menyasar pada remaja atau anak muda di Kelurahan Rejosari, yang kemudian ditunjuklah Karang Taruna RW 14 Kelurahan Rejosari.
Pelatihan Public Speaking dihadiri 15 (lima belas) remaja Karang Taruna dengan Narasumber Cindy Anisa Dyah Permata, Mahasiswi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Universitas Diponegoro. Mahasiswi asal Semarang tersebut telah melakukan survey mengenai kondisi Karang Taruna di RW 14. Dari hasil survey tersebut ditemukan permasalahan pada anak – anak muda di sini adalah masih takut dan malu untuk berbicara di depan umum. Oleh karena itu, diadakanlah event Public Speaking Class yang bertema “Bisa Karena Terbiasa”. Maksud dari adanya pelatihan ini adalah membangun kepercayaan diri dan keberanian remaja Karang Taruna dalam berbicara di depan umum.
Dalam pelatihan Public Speaking ini, narasumber menjelaskan dasar – dasar dari public speaking mulai dari pengertian public speaking, fungsi, komponen, struktur, bentuk – bentuk public speaking, serta jenis – jenis public speaking. Tidak hanya itu, narasumber menjelaskan apa yang membuat public speaking atau berbicara di depan umum menjadi “momok” bagi masyarakat. Dijelaskan pula kiat – kiat menghadapi rasa takut ketika berbicara di depan umum, juga tips – tips yang boleh dilakukan dan jangan dilakukan ketika public speaking.
Dalam kegiatan pelatihan ini Cindy menjelaskan, “Kalau teman – teman selalu menolak kesempatan untuk berbicara di depan public karena takut, lalu kapan bisanya? Public speaking akan semakin baik dilakukan ketika jam terbang atau pengalaman kita semakin banyak.” Hal ini selalu disampaikan oleh narasumber untuk membangun keberanian para pemuda di sana.
Hal penting juga disampaikan, “Banyak berlatih adalah kunci penting supaya kita tidak lupa materi dan gugup di depan public, maka mempelajari materi dan berlatih matang – matang itu sangat penting ya teman – teman.”, ujar Cindy dalam pengisian materi.
Banyak juga tips jika takut atau gugup ketika menatap lawan bicara, “Kalau teman – teman ngga berani saat menatap lawan bicara, teman – teman bisa melihat di tengah – tengah antara alis lawan bicara kita, kemudian kalau audiens nya banyak, kita bisa melakukan kontak mata ke audiens lainnya agar pandangan merata.”
Kegiatan Pelatihan Public Speaking ini diharapkan dapat memberi pengetahuan dasar tentang public speaking untuk Karang Taruna Harum Sari (RW 14, Keluarahan Rejosari). Selain itu, dari pelatihan ini diharapkan remaja Karang Taruna mulai berkeinginan untuk belajar melakukan public speaking dari acara kecil seperti dalam organisasi, Kelurahan, Sekolah, dll.