Grogol Selatan, Jakarta Selatan (21/07/2022) – Kebanyakan pekerjaan memerlukan beberapa tugas penanganan material secara manual atau manual material handling (MMH). MMH merupakan sebuah aktivitas memindahkan beban oleh tubuh secara manual dalam rentang waktu tertentu.
Setiap pekerjaan yang melibatkan MMH termasuk ke dalam pekerjaan yang memiliki risiko tinggi untuk cedera. Aktivitas MMH yang tidak sesuai dapat menyebabkan kecelakaan sehingga merugikan para pekerja. Akibat yang ditimbulkan dari aktivitas MMH yang tidak sesuai salah satunya adalah gangguan musculoskeletal atau musculoskeletal disorders (MSDs). MSDs adalah suatu kondisi yang menyebabkan adanya gangguan pada sendi, ligament, otot, saraf, dan tendon.
Melihat besarnya risiko yang dapat ditimbulkan dari MMH yang tidak tepat di beberapa UMKM, mahasiswa KKN TIM II Undip 2021/2022 melakukan penyuluhan Manual Material Handling (MMH) untuk mencegah Musculoskeletas Disorders (MSDs) di kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama. Hal tersebut penting nutuk dilakukan karena banyaknya UMKM yang juga melakukan kegiatan pengangkatan di sekitar kelurahan Grogol Selatan
tepatnay di RW 05 dan banyaknya pelaku UMKM yang belum mengetahui MMH yang benar terutama pada saat melakukan pengangkatan barang secara manual.
Kamis, 21 Juli 2022, Muhammad Zahran Ramadhan, mahasiswa Teknik Industri 2018 yang tergabung dalam Tim II KKN Undip 2021/2022 bersama dengan Ketua RT 03 melakukan kunjungan ke beberapa UMKM yang berada di RW 05 Grogol Selatan. Kegiatan diawali dengan mengunjungi UMKM untuk menjelaskan maksud kedatangan yaitu melakukan sosialisasi mengenai MMH. Sosialisasi dilakukan dengan melakukan penjelasan secara langsung dengan pelaku UMKM, penjelasan dilakukan menggunakan poster MMH sebagai media untuk sosialisasi sekaligus sebagai pedoman untuk para pelaku UMKM agar dapat
membaca materi terkait MMH. Penjelasan materi berupa definisi MMH, hal-hal yang dianjurkan dan tidak dianjurkan dalam pengangkatan beban, beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah MSDs. Materi yang disampaikan oleh mahasiswa disimak dengan baik oleh pelaku UMKM, terlihat dari beberapa pelaku UMKM banyak yang memberikan tanggapan seperti “iya memang biasanya kita pada saat mau ngangkat masih membungkukkan badan”, “saya sudah ada merasakan keluhan di bagian punggung”, dan lain sebagainya.
Evaluasi kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan yaitu dikarenakan dilakukan secara door to door dengan mendatangi satu-satu UMKM disaat jam kerja berlangsung, maka banyaknya pelanggan yang berkunjung terkadang memotong sosialisasi yang sedang berlangsung. Solusi yang dilakukan yaitu dengan meminta waktu secara penuh untuk melakukan kegiatan sosialisasi dengan salah satu pelaku dari suatu UMKM sehingga tidak terganggu dengan adanya pelanggan yang datang karena pelanggan tersebut dilayani oleh petugas lainnya Setelah penjelasan dilakukan dan warga sudah selesai menyampaikan pertanyaan maupun tanggapan, mahasiswa memberikan poster yang dapat ditempel di UMKM sebagai pengingat agar melakukan pengangkatan dengan benar.
Referensi:
https://www.safetysign.co.id/news/369/Cegah-Cedera-Pekerja-Harus-Paham-PanduanManual-Material-Handling-MMH-yang-Benar



