Pada tahun 2020 ini, Undip menerima 741 mahasiswa internasional dari negara berkembang dengan jenjang undergraduate dan post-graduate. Hal tesebut disampaikan Kepala Bagian Akademik Biro Administrasi Akademik pada rapat koordinasi Universitas Diponegoro hari Jumat (28/08). Merespon data itu, Ketua SDGs Center Undip, Dr. Amirudin, menyatakan bahwa Undip sungguh telah menunjukkan komitmen menangani ketidaksetaran ekonomi melalui pemberian kesempatan pada mahasiswa asing dari negara-negara berkembang dan/atau negara miskin. Sumbangan ini amat bermakna bagi upaya mewujudkan peran universitas dalam menyediakan akses pendidikan bagi mahasiswa dari negara berkembang atau miskin agar tidak ada kelompok yang tertinggal dalam pendidikan (no one left behind). Peran ini sebangun dengan pemenuhan global agenda SDGs 10.