Hysteria merupakan komunitas yang didirikan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro sejak tahun 2004 dengan tujuan awal sebagai wadah dalam mengkritisi keadaan kampus. Saat ini, komunitas hysteria diketuai oleh Akhmad Khairudin M.Si atau biasa dikenal dengan panggilan Adin Hysteria. Beliau adalah dosen luar biasa di Jurusan Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Undip. Komunitas Hysteria tidak lagi hanya melakukan berbagai inisiatif di Kota Semarang, tetapi telah meluas sampai dengan skala nasional dan internasional. Menurut Adin Hysteria, keberhasilan komunitas hysteria tidak berpaku terhadap kemewahan dan modal yang besar, tetapi melalui kapasitas serta kemampuan yang dimiliki sumber daya manusianya lah yang menjadi langkah awal serta modal utama dalam menjalankannya.

Adin Hysteria, Dosen Luar Biasa di Program Studi Antropologi – Fakultas Ilmu Budaya Undip. Sumber: Suara Merdeka
Komunitas hysteria dalam perjalanannya berkembang menjadi komunitas yang mewadahi berbagai macam kegiatan anak muda serta masyarakat luas khususnya dalam bidang kesenian, budaya serta beberapa isu perkotaan. Beberapa jenis kegiatan yang sering dilakukan oleh komunitas ini ialah mengadakan pameran, pertunjukan, mural dan beberapa lainnya. Pada Februari 2020, komunitas hysteria bahkan berhasil memenangkan kompetisi Global Grand Prize Youfab Award di Shibuya, Tokyo, Jepang (dalam https://www.suaramerdeka.com/hiburan/pr-041153046/adin-hysteria-anak-muda-butuh-spirit-militan?page=all). Selain memenangkan kompetisi, komunitas ini juga secara aktif terlibat di festival seni berbasis teknologi yang bernama Media Art Globale 2020 (dalam https://hot.detik.com/spotlight/d-5267911/istimewanya-komunitas-hysteria-di-tengah-laju-teknologi). Hysteria terus menunjukkan aksinya hingga dipenghujung tahun 2020, komunitas ini juga mengadakan pameran tahunan untuk setiap karya yang ada biasanya dikenal dengan keliling Galeri Nasional Indonesia, dan pada tahun itu digelar secara online melalui situs galnasonline.id (dalam https://hot.detik.com/art/d-5278220/8-site-spesific-komunitas-hysteria-semarang-mejeng-virtual-di-galeri nasional?_ga=2.237532800.1871843794.1636291474-666974664.1636291474). Sepanjang masa pandemi di tahun 2020, Hysteria juga terus berusaha menunjukkan keberadaannya ditengah masyarakat contohnya dengan membuat poster ajakan, himbauan, serta berbagi pengetahuan tentang bahaya dan pencegahan COVID-19. Informasi ini dapat dilihat pada laman instagram yang dikelola oleh komunitas ini salah satu contonya: https://www.instagram.com/p/CG_Xu71AE5i/?utm_medium=copy_link.
Pada laman sosial media @grobakhysteria juga dimuat berbagai banyak hasil seni sastra yang dapat dinikmati serta dijadikan sebagai bahan pembelajaran bagi masyarakat luas yang ingin memahami kesenian kebudayaan dan sastra lebih dalam.