Rowosari – Tembalang (26/10/2022). Kegiatan pembelajaran di sekolah selama pandemi Covid-19 yang dilakukan secara full daring (dalam jaringan) yang lebih terfokus pada pemahaman teoritis sehingga membuat kurangnya pemahaman ilmu secara praktik. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan adanya kegiatan pembelajaran sains dengan praktik langsung agar anak-anak mampu memahami ilmu sains lebih jelas serta mampu meningkatkan kegiatan sains dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran sains dilakukan agar anak tidak hanya mengetahui hasilnya saja tetapi juga dapat mengerti proses dari kegiatan sains yang dilakukannya. Sains memungkinkan anak agar dapat mengeksplorasi terhadap berbagai benda, baik benda hidup maupun mati. Selain itu juga dapat melatih anak menggunakan panca inderanya untuk mengenal berbagai gejala benda dan peristiwa disekitar.
Terdapat 2 kegiatan eksperimen secara langsung dan eksperimen lainya terdapat di modul sebagai panduan acuan untuk kegiatan eksperimen. Eksperimen pertama berupa peregangan karet karena tegangan udara dan eksperimen kedua pembuktian tekanan udara dalam ruang tertutup. Setelah kegiatan eksperimen dan review selesai, dilanjutkan dengan membagikan kenang-kenangan.
Pembelajaran sains ditujukan untuk mengembangkan individu anak agar dapat mengenaliruang lingkup sains serta mampu menggunakan aspek-aspek fundamental dalam memecahkan masalah yang dihadapinya yang bertujuan agar mampu mengembangkan aspek perkembangan potensi yang dimiliki oleh anak.
DPL : Dr. Drs. Jafron Wasiq Hidayat, M.Sc
Penulis : Ismi Atika Putri, Mahasiswa S1 Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, KKN Tematik Universitas Diponegoro 2022
Lokasi : Kelurahan Rowosari , Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
#kkntematik2022
#p2kknundip
#lppmundip
#undip
@p2kkn

