Jakarta (21/07/2022) – Dewasa ini, transportasi merupakan bagian yang penting bagi masyarakat luas. Transportasi merupakan pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin. Namun, masih banyak terdapat pengendara yang belum bijak dalam berkendara yang bisa mengakibatkan sesuatu yang dapat mengancam nyawa.
Dilansir dari Badan Pusat Statistik Nasional DKI Jakarta (2021), berdasarkan data tahun 2020 yang bersumber dari Ditlantas Polda Metro Jaya, di wilayah Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Selatan, terdapat 708 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan total jumlah korban sebanyak 818 jiwa, dengan total kerugian sebesar Rp1.606.350.000.000,- (satu triliun enam ratus enam milyar tiga ratus lima puluh juta rupiah).
Oleh karena itu, dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas bagi masyarakat, mahasiswa KKN Tim II Undip 2021/2022 melakukan edukasi Bijak Berkendara Bagi Pengendara Kendaraaan Bermotor di Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa. Hal ini didasarkan pada data jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jakarta Selatan, ditambah dengan fakta bahwa Kelurahan Lenteng Agung merupakan salah satu lokasi yang strategis dan sibuk karena terdapat pula Pasar Lenteng Agung dan juga untuk menjaga keselamatan warga.
Pada hari Kamis, 21 Juli 2022, dilakukan edukasi bijak berkendara dengan melakukan sosialisasi kepada para pengunjung di Taman Maja Lenteng Agung Berwarna. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penjelasan dari poster yang telah disiapkan. Materi yang disampaikan yakni seputar anjuran agar pengendara kendaraan bermotor dapat bijak dalam berkendara, yang diantaranya terdapat penjelasan mengenai definisi kendaraan dan kendaraan bermotor berdasarkan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain itu, terdapat pula anjuran mengenai cara-cara menjadi pengendara yang bijak, kemudian terdapat sanksi terhadap pelanggaran baik yang sifatnya ringan dan berat sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar yang mana para masyarakat dalam hal ini pengunjung dapat mengikuti dan mendengarkan penjelasan dengan baik. Namun, evaluasinya dari program ini ialah terlihat bahwa masyarakat kurang antusias karena tidak ada pertanyaan lanjutan dari penjelasan yang dipaparkan. Harapan dari masyarakat, diharapkan program ini dapat berjalan untuk mengatasi dan menghindari terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar untuk menjadi pengendara yang bijak yang senantiasa menaati peraturan lalu lintas yang berlaku demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya memajukan kesejahteraan umum.
Referensi:
Badan Pusat Statistik DKI Jakarta. 2021. Jumlah Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas, Korban dan Kerugiannya di Provinsi DKI Jakarta. https://jakarta.bps.go.id/statictable/2021/09/08/285/jumlah-kejadian-kecelakaan-lalu-lintas-korban-dan-kerugiannya-di-provinsi-dki-jakarta-2020.html