Waduk Pendidikan Diponegoro merupakan salah satu open space yang berada di wilayah Kampus Undip Tembalang dan bebas diakses oleh masyarakat umum. Waduk seluas 10,24 kilometer persegi tersebut dibangun pada tahun 2013, dengan bantuan dana hibah dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Fungsi utama Waduk Pendidikan Diponegoro adalah sebagai sarana laboratorium untuk menunjang proses pendidikan bagi Fakultas Teknik (terutama Departemen Teknik Sipil, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan) serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Selain sebagai media pengembangan pendidikan dan inovasi, waduk Pendidikan Diponegoro memiliki fungsi tambahan sebagai tempat rekreasi dan olah raga bagi masyarakat umum serta pengendali banjir di Kota Semarang secara luas. Beragam aktivitas dilakukan oleh masyarakat seperti jogging, memancing atau sekadar menikmati sore dengan duduk santai di pinggiran waduk. Untuk memasuki kawasan waduk tersebut pengunjung tidak dikenakan biaya, namun pada hari biasa terdapat penjaga yang mengawasi sekililing waduk dan menanyakan tujuan memasuki waduk. Pada waktu akhir pekan, khususnya di sore hari, waduk akan semakin ramai dikunjungi masyarakat sekitar. Ketika musim hujan tiba, waduk ini juga berfungsi untuk menampung luapan sungai di sekitar waduk sehingga dapat mengendalikan banjir yang mungkin terjadi.


Di kawasan waduk terdapat beberapa fasilitas seperti bangunan berwarna merah bernama Gardu Pandang, terminal bibit, dan gazebo. Gardu Pandang dapat dimanfaatkan untuk mengambil foto bentang waduk dari atas secara lebih jelas. Terminal bibit merupakan bangunan dua lantai yang digunakan untuk riset mahasiswa. Gazebo, umumnya, dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai menikmati udara sore. Selain ketiga fasilitas tersebut, terdapat pula Jembatan Biru yang juga dimanfaatkan warga untuk berfoto. Jembatan ini menghubungkan tepi waduk dengan pintu air.

Setelah beberapa saat di tutup untuk umum karena pandemi Covid-19, pada akhir 2021 Waduk Pendidikan Diponegoro di buka kembali dan dapat menjadi alternatif untuk melepas penat dan tempat berkumpul bagi masyarakat. Protokol Kesehatan tetap perlu diperhatikan bagi pengunjung yang datang ke waduk Undip ini. Diharapkan keberadaan waduk, tidak hanya bermanfaat untuk sarana Pendidikan bagi mahasiswa tetapi juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG) Nomor 11, yang berupa penyediaan open space yang dapat diakses oleh publik.
sumber berita dan foto:
Peresmian Waduk Undip Dihadiri Wamen PU
Waduk Diponegoro Jadi Primadona Wisata Warga Semarang | Semarangpedia