Komitmen kuat dan upaya berkelanjutan Universitas Diponegoro dalam mengurangi jumlah energi yang digunakan merupakan bentuk kontribusi untuk meminimalkan emisi gas rumah kaca. Bentuk komitmen dan upaya UNDIP ini diwujudkan dengan penggunaan sarana dan peralatan yang hemat energi, dan melaksanakan program-program yang mendukung penghematan energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca.
Penggunaan sarana dan peralatan hemat energi dilakukan dengan beralih dari lampu TL ke LED untuk penerangan di wilayah kampus seperti penggantian pada lampu sorot/senter, lampu gedung (atap), dan lampu dalam ruangan. Universitas Diponegoro juga menggunakan lampu tenaga surya dan lampu LED untuk penerangan jalan. Penerangan dengan cahaya rendah atau agak reduup juga diaplikasikan di UNDIP untuk menghemat penggunaan energi listrik


Selain lampu, penggunaan peralatan hemat energi juga diterapkan pada AC inverter dan keran air wastafel yang dibuat otomatis mengalir dan berhenti. Penggunaan AC dengan inverter dapat mengurangi penggunaan listrik hingga 50% dan mengurangi pelepasan hidrofluorokarbon. UNDIP telah mengganti lebih dari 80% AC konvensional dengan AC inverter, sehingga emisi yang dihasilkan dapat ditekan dan tetap ramah lingkungan. Air yang mengalir secara otomatis juga berkontribusi pada penghematan energi yang digunakan untuk memompa air.


Selain penggantian sarana dan peralatan yang hemat energi, program-program pendukung penghematan energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca juga dilakukan oleh Universitas Diponegoro. Program-program yang dilaksanakan antara lain kampanye hemat energi untuk menggunakan secara efisien peralatan berbasis listrik, kampanye car/motor sharing dan zona bebas mobil, kebijakan pengurangan kendaraan bermotor, kebijakan berisi anjuran penggunaan sepeda atau jalan kaki ke kampus, dan kebijakan menggunakan transportasi umum daripada kendaraan pribadi, serta pengenaan tarif parkir yang tinggi.
Dengan menggunakan peralatan hemat energi dan aplikasi hemat energi, dan program-program pendukung kebijakan hemat energi yang dilakukan UNDIP, konsumsi listrik berbasis bahan bakar fosil di area kampus UNDIP dapat berkurang. Implementasi program switching peralatan hemat energi telah berhasil dilakukan sebagai bagian dari kontribusi UNDIP terhadap implementasi SDGs 7 (Energi Terjangkau dan Bersih) dan SDGs 13 (Aksi Penanganan Perubahan Iklim).