Kontribusi Bank Sampah Kampus dalam Mendukung Implementasi SDGs

Pendahuluan

Masalah sampah telah menjadi problematika yang cukup memprihatinkan dalam kehidupan masyarakat, terutama sampah plastik, kertas, dan logam. Bahan plastik telah dipahami oleh masyarakat luas sebagai bahan yang tidak mudah terurai di alam baik oleh tanah, air, maupun udara. Namun, keberadaan plastik tidak bisa dinafikan begitu saja karena diperlukan oleh manusia untuk mempermudah kehidupan. Selain plastik, sampah kertas juga cukup banyak dihasilkan yang membawa konsekuensi besar atas cepat berkurangya pepohonan di hutan-hutan yang menjadi bahan baku kertas. Oleh karena itu, perlu aksi lebih lanjut untuk mengolah sampah/limbah plastik dan kertas secara efektif, efisien, dan berkesinambungan, agar kelestarian lingkungan terjaga.

Langkah 3R “Reuse-Reduce-Recycle” bisa dilakukan oleh siapapun. Khusus untuk recycle (dan upcycle) memerlukan sumber daya yang besar yang tidak semua orang mau dan mampu melakukannya. Namun, semua orang bisa mendukung tercapainya recycle dan upcycle ini dengan turut mengumpulkan sampah plastik dan kertas dan menunda waktu pembuangan hingga terkumpul volume sampah yang cukup besar. Sampah yang terkumpul tersebut bisa ditukar dengan nominal rupiah karena sampah yang terkumpul akan dijadikan bahan baku benda baru hasil olahan sampah plastik dan kertas. Proses pengumpulan sampah yang akan dijual itu bisa dikelola dengan sistem menyerupai “bank” atau “koperasi”. Sistem inilah yang diadopsi untuk mengatur pengumpulan sampah yang memberdayakan komunitas, yang dikenal dengan istilah “Bank Sampah”.

Pemberdayaan komunitas yang memberi efek domino pada beragam kelompok masyarakat menjadi salah satu tujuan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pencapaian SDGs menjadi tugas bersama antara Pemerintah, Kelompok Masyarakat, Akademisi, Pihak Swasta, Lembaga Non-Pemerintah/Non-Swasta, dan Media. Setiap pihak yang terkait dengan penanganan masalah yang masuk dalam tujuh belas tujuan SDGs harus terlibat dengan peran penting masing-masing. “Bank Sampah” bisa diselenggarakan oleh kelompok atau komunitas masyarakat manapun dan kapanpun. Pihak akademisi (kampus) juga bisa menyelenggarakan bank sampah untuk menggerakkan kesadaran warga kampus dalam pengelolaan sampah. Dengan inisiasi gagasan dari tim penelitian Dosen dan Mahasiswa Teknik Lingkungan, keberadaan sistem “Bank Sampah” menjadi salah satu solusi yang bisa memberi efek domino pemberdayaan komunitas sekaligus menjadi cara edukasi kepada warga kampus Undip untuk mengambil langkah bijak terkait sampah anorganik seperti plastik dan kertas.

 

Tujuan Kegiatan

Penyelenggaraan Bank Sampah di lingkungan Universitas Diponegoro bertujuan untuk:

1). Mempromosikan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab;

2). Mengumpulkan sampah yang masih bisa ditingkatkan nilainya;

3). Mengedukasi warga kampus pentingnya mengurangi volume sampah yang dihasilkan dari kegiatan sehari-hari, agar tercapai zero waste.

 

Pelaksanaan Kegiatan

Webinar yang akan diselenggarakan dapat digunakan sebagai media sosialisasi dan promosi bank sampah akan dilakukan pada Sabtu, 5 Juni 2021 pukul 10.00-11.30 WIB dengan susunan acara berikut:

Waktu (WIB) Tema Pembicara
10.00-10.10 Pengantar

Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Doa bersama

Levita Kusuma Sunaringtyas, A.Md
10.10-10.20 Pengantar tentang DIPO WASTE BANK Prof. Ir. Ambariyanto, MSc., PhD
10.20-10.30 Sambutan dan Launching Bank Sampah DIPO WASTE BANK Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH.,M.Hum.

Rektor Universitas Diponegoro

Moderator Prof. Dr. Ir. Syafrudin, CES, MT. (Guru Besar Teknik Lingkungan)

Tema: Kontribusi Bank Sampah Kampus dalam mendukung implementasi SDGs

10.30-10.45 Narasumber/Pembahas 1 Asrul Husein

Direktur Green Indonesia Foundation

10.45-11.00 Narasumber/Pembahas 2 Drs. Sapto Adi Sugihartono, MM

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang

11.00-11.15 Narasumber/Pembahas 3 Dr. Sri Sumiyati

Dosen Teknik Lingkungan, Undip dan Pengelola Bank Sampah

11.15-11.30 Penutup Dr. Drs. Amirudin, M.Si

Ketua SDGs Center Universitas Diponegoro

 

Setelah pelaksanaan webinar, akan dilaksanakan pengumpulan sampah secara drive through pada hari Kamis, 24 Juni 2021 pukul 10.00-13.00 WIB di Parkiran Dekanat Lama Fakultas Teknik UNDIP.

 

Penutup

Demikian term of reference ini dibuat untuk dapat dijadikan acuan demi kelancaran acara ini.