Padang lamun merupakan salah satu ekosistem pesisir yang sangat produktif dan bersifat dinamik. Faktor-faktor lingkungan yaitu faktor fisik, kimia, dan biologi secara langsung berpengaruh terhadap ekosistem padang lamun. Melihat kerusakan yang terus terjadi pada padang lamun baik karena aktivitas alami maupun karena aktivitas manusia, maka perlu dilakukan usaha rehabilitasi untuk mengembalikan kondisi padang lamun menjadi lebih baik. Salah satu usaha rehabilitasi padang lamun adalah kegiatan transplantasi lamun.
Rehabilitasi padang lamun bertujuan untuk memperbaiki atau mengembalikan habitat alami yang mengalami kerusakan, upaya yang dilakukan adalah mencoba melakukan transplantasi di salah satu lokasi yang tidak ada keberadaan lamun di perairan pulau Panjang dengan harapan menambah sebaran atau luasan ekosistem padang lamun di perairan Pulau Panjang. Laporan mengenai kegiatan rehabilitasi padang lamun yang dilakukan oleh Universitas Diponegoro dapat dibaca di Konservasi dan Rehabilitasi Padang Lamun.