
Semarang (Juli, 2019)- Telah dilakukan program kerja pengabdian masyarakat “Pemberdayaan Masyarakat Desa Kupang Rejo Melalui Pemanfaatan Limbah Darah RPH Menjadi Pupuk Ramah Lingkungan”, program kerja pengabdian tersebut merupakan pemanfaatan limbah darah rumah potong hewan sebagai pupuk organik pertanian. Selanjutnya pendataan potensi sebaran rumah subsidi dan pendataan minat melalui komunitas dan kelompok masyarakat yang berminat terhadap rumah subsidi di kota Tegal. Yang mana program ini dilakukan oleh Nany Yuliastuti, Asnawi, Ragil Haryanto, Wisnu Pradoto, dan Sunarti dari Tim Pengabdian Masyarkat 2019, kegiatan ini ditujukan untuk Kelompok Tani Marsudi Makmur II yang beranggotakan 26 petani. Kegiatan ini dilakukan untuk memberdayakan masyarakat melalui program pelatihan pembuatan pupuk.
Program pelatihan pembuatan pupuk dari limbah rumah potong hewan yang dilaksanakan di Desa Kupang Rejo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Sosialisasi awal dilakukan pada tanggal 19 April 2019 yang diikuti oleh seluruh anggota kelompok tani dan masyarakat yang menghadiri. Dari hasil pertemuan respon masyarakat sangat baik dan mendukung, namun dalam keberjalanan program selain anggota kelompok tani kami disarankan untuk mengajak ibu kelompok tani.
Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di Dusun Kupang Rejo, Kupang, Ambarawa, Kabupaten Semarang pada bulan April-Juli 2019. Khalayak sasaran pada pengabdian ini yaitu Kelompok Tani Marsudi Makmur II yang beranggotakan 26 petani. Langkah -langkah pengabdian pembuatan pupuk limbah darah adalah sebagai berikut : 1) Sosialisasi dan koordinasi terkait pengenalan program, pencemaran limbah dilingkungan mitra dan potensi unsur hara pada limbah RPH. 2) Pelatihaan pembuatan pupuk darah 3) Pelatihan pengemasan produk 4) Pelatihan pemasaran produk 5) Pengelolaan program secara mandiri oleh kelompok tani Dusun Kupang Rejo 6) Monitoring dan evaluasi pembuatan pupuk.
Berdasarkan kegiatan pengabdian masayrakat yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1) masyarakat mampu membuat pupuk dari limbah darah RPH dengan terampil dan mandiri 2) Pembutan pupuk dapat mengurangi pencemaran sungai pentung yang terletak dibelakagn RPH 3) pupuk berpeluang untuk dipasarkan sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.