Mahasiswa Tim II KKN UNDIP Sedang Mengajarkan Cara Menggunakan Aplikasi Invoice dan Akuntansi Bisnis Kepada Salah Satu Pelaku Usaha Kerajinan Rajut di Aula Kelurahan Sugihwaras, Minggu (21/07/2019) Pagi.
Sugihwaras, Pemalang – Usaha kerajinan rajut Kelurahan Sugihwaras merupakan kegiatan sektor ekonomi unggulan yang sudah dikenal sebagai produsen kerajinan rajut tas, dompet, ponco, sepatu, dan lain-lain yang punya kualitas tinggi dengan rajutan halus, indah dan kuat. Dalam 2 tahun terakhir, pemasaran hasil kerajinan rajut tersebut sudah dikenal luas di kota terdekat seperti Brebes, Tegal, Pekalongan dan Semarang, maupun beberapa konsumen dari luar Jawa yaitu di Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan hingga Lampung. Olehnya itu, tepat sekali penjelasan Lurah Sugihwaras, Bapak Febri Djatmiko, SSTP., MP., yang menyatakan: “…disamping Kelurahan Sugihwaras memiliki ikon sebagai kampung nelayan, kami juga serius untuk mendorong kerajinan rajut menjadi sektor ekonomi unggulan di Kelurahan Sugihwaras.”
Selama ini sumber daya manusia pada kerajinan rajut sudah sangat baik untuk aspek keterampilan, namun masih banyak sekali kelemahan untuk manajemen keuangan bisnis, karena mayoritas pelaku usaha masih mencampurkan antara keuangan untuk usaha dan kepentingan rumah tangga. Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan keuangan bisnis oleh pelaku usaha kerajinan rajut, terlebih dahulu mahasiswa KKN Tim II UNDIP melakukan kegiatan identifikasi masalah keuangan. Hasil kegiatan tersebut digunakan sebagai bahan pelatihan manajemen keuangan bisnis dengan menggunakan aplikasi invoice dan akuntansi bisnis ‘Paper.id’ berbasis android, dilanjutkan dengan praktek bersama.
Aulizza Abdul Fanni, mahasiswa akuntansi FEB UNDIP selaku pelatih dan pendamping praktek menjelaskan: “kegiatan ini dibuat dengan cara yang mudah dipahami dan dipraktekkan langsung.” Tujuan internalnya untuk efisiensi keuangan, sedangkan tujuan eksternal untuk meningkatkan daya saing dan meluaskan pangsa pasar, termasuk penggunaan aplikasi online. Tentu agar pelatihan ini dapat memberikan hasil yang maksimal, dibutuhkan evaluasi serta bimbingan yang berkelanjutan.
Editor: Aulizza Abdul Fanni
Reviewer: DPL KKN Jazimatul Husna, SIP,. M. IP