Pedurungan (15/8) – Pohon lerak merupakan sebuah tanaman yang buahnya dapat diolah menjadi bahan dasar untuk pembuatan sabun pembersih. Kandungan saponin yang terdapat pada buah lerak berkisar 14 – 28% sehingga banyak orang menggunakan buah lerak sebagai pengganti detergen. Tetapi saat ini pohon lerak cukup sulit untuk ditemukan karena mayoritas masyarakat sudah tidak menggunakan buah lerak lagi sebagai sabun pembersih.

UMKM CV. Rena Semarang menggunakan buah lerak sebagai bahan baku utama untuk pembuatan detergen pencuci pakaian dengan nama produk RIEZA. Saat ini pemilik usaha ini ibu Rena Dyah Lumintarti membeli buah lerak dari kota Surabaya dan Solo. Tetapi beliau berkeinginan untuk memiliki tanaman lerak ini untuk dibudidayakan sendiri supaya suatu saat tidak perlu lagi kesusahan mencari pemasok buah lerak untuk produksi.

Tim KKN Tematik Lerak Batik Semarang mewujudkan keinginan pemilik ibu Rena dengan mencari bibit pohon lerak ke Purworejo untuk ditanam di tempat sendiri. Bibit ditanam di dalam sebuah pot bunga dan dilakukan perawatan setiap harinya. Penanaman menggunakan pupuk organik dan sekam padi dengan harapan hasil yang didapatkan memuaskan.

Selanjutnya dari kegiatan ini akan dibuatkan sebuah modul atau buku pedoman yang akan digunakan untuk melakukan pembudidayaan. Harapannya bibit lerak ini dapat menjadi bibit awal pohon lerak di UMKM CV. Rena yang jumlahnya dapat lebih banyak untuk kemudian hari.