Semarang, Tembalang – Rabu (15/06/2019), Undip for Science Techno Tourism Development (UFST2D) melaksanakan Pengabdian Masyarakat atas Tridharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberdayakan paguyuban kesenian yang ada di kelurahan Jurang Belimbing, Kota Semarang. Paguyuban seni yang ada antara lain paguyuban seniman ketoprak, paguyuban seniman kuda lumping, dan paguyuban seniman kaligrafi. Dari segi penyajian, ketiga mitra belum mampu melakukan penyesuaian dengan perkembangan zaman, sehingga kesenian ini masih dikatakan sebagai kesenian yang asli kesenian tradisional. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bimbingan Triyono, S.H., M.Kn. sebagai pemimpin pelaksana.
UFST2D bersama paguyuban seni ketoprak “Sri Muljo”, paguyuban merencanakan Seniman Kaligrafi “Nalnilmuna”, dan kuda lumping “Turonggo Tunggak Semi” merencanakan program kegiatan lanjutan tahun ketiga. Program UFST2D yang dilaksanakan dengan ketiga paguyuban sudah berlanjut dari tahun 2017 hingga tahun ketiga di tahun 2018. Harapan yang diingikan dari kegiatan yang dilaksanakan oleh UFST2D adalah meningkatkan komunitas yang kreatif dan produktif desa Jurang Belimbing sebagai desa seni unggulan dan berdaya saing berbasis kearifan lokal sehingga desa Jurang Belimbing menjadi salah salah satu wisata Desa Seni di kabupaten Semarang.