Ngrapah (1/8) – Bioremediasi adalah penggunaan bakteri dan mikroorganisme lain untuk mendegradasi/mengurai limbah B3, Sedangkan fitoremediasi adalah penggunaan tumbuhan untuk menabsorbsi dan mengakumulasi bahan-bahan beracun dari tanah. Dengan begit tanaman bisa tumbuh dengan sehat dan tidak memiliki efek samping dari pestisida yang digunakan.

Tim pengabdian masyarakat Universitas Diponegoro Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang mengadakan pelatihan penanggulangan pestisida dengan menggunakan metode yang sudah dijabarkan pada paragraf sebelumnya. Hal ini didasari karena masih banyak petani di desa tersebut yang memilih menggunakan pestisida untuk membasmi hama.
Walaupun kebiasaan ini sudah menjadi budaya, tetapi salah satu mahasiswa dari tim pengabdian masyarakat Undip tidak habis ide yaitu dengan mengurangi efek pencemaran pestisida dengan metode yang alami. Dengan begitu petani dapat mengurangi pestisida sekaligus menghambat pencemarannya dengan metode tersebut.