Mlonggo, Jepara (6/8) – Sebagai upaya membantu meningkatkan penjualan UMKM Mahkota Kuda- sebuah usaha yang bergerak di bidang seni ukir patung kuda di Desa Jambu, mahasiswa KKN Undip Tim II membuat program pelatihan dan pendampingan membuat kartu nama, logo usaha, dan media sosial di Instagram. Belum adanya pemasaran UMKM yang dilakukan melalui internet, karena tidak ada anggota yang mumpuni untuk melakukan pemasaran produk UMKM secara online membuat mahasiswa KKN tergerak untuk menjalankan program tersebut.

Pengertian promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi, produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan. Ini adalah salah satu dari empat elemen dasar bauran pemasaran, yang mencakup empat P: price, product, promotion, and place atau harga, produk, promosi, dan tempat.

Program diawali dengan survey ke tempat usaha dan berdiskusi terlebih dahulu mengenai kondisi usaha yang sudah dijalani selama 25 tahun oleh sang pemilik, H. Sunarto. Beliau berkata bahwa usahanya sepi peminat dikarenakan promosi yang kurang maksimal, sedangkan beliau sendiri tidak begitu paham mengenai teknik pemasaran yang efektif dan efisien selain mengandalkan cara yang konvensional yakni dari mulut ke mulut.

Pelatihan dan pendampingan sesi pertama dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Juli 2019 pukul 16.00 – 17.00 WIB di Tempat Usaha Mahkota Kuda. Kegiatan diisi dengan penyampaian sekilas materi mengenai aplikasi apa yang digunakan untuk membuat logo dan kartu nama usaha, lalu dilanjutkan pemilihan warna, gambar, dan tulisan apa saja yang akan disertakan di kartu nama. Lalu untuk sesi kedua dilanjutkan pada hari Selasa, 6 Agustus 2019 dengan memberikan hasil jadi kartu nama yang sudah didesain bersama di sesi pertama, dilanjutkan dengan membuat media sosial media usaha di Instagram.

Dengan adanya program ini, baik mahasiswa maupun pemilik usaha berharap akan membantu upaya promosi yang tidak hanya dari mulut ke mulut saja, tapi juga dilakukan dengan teknik yang lebih efektif dan efisien menggunakan media online. Yang mana kita tahu, bahwa menjalankan usaha tidak bisa mengandalkan kemampuan saja, namun juga harus mengikuti perkembangan jaman yang sangat dinamis seperti sekarang. Semoga pelatihan dan pendampingan yang dilakukan bisa meningkatkan penjualan dan turut mengembangkan UMKM Mahkota Kuda menjadi lebih dikenal secara luas.

editor : Romadhon S.Pi,M.biotech

lila

lilaa1