“Limbah minyak maupun tahu bagi masyarakat biasanya akan dibuang begitu saja, namun sebetulnya bisa dimanfaatkan menjadi barang yang dapat dimanfaatkan kembali.,” ujar Muhammad Aviv, Tim Pengabdian Masyarakat Undip di Desa Kecepak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang pada 15 Juli 2019.

Sejumlah warga antusias untuk melihat transformasi minyak jelantah yang coklat kehitaman menjadi sabun. Secara ringkas, bahan yang digunakan adalah Natrium Hidroksida (NaOH) atau lebih dikenal dengan soda api dicampur air kemudian tunggu agar panasnya menguap. Ini adalah bahan alkali, material utama membuat sabun.

Sebagai pengganti pupuk urea, pupuk cair dari limbah tahu sangat dibutuhkan tanaman. Hampir 15 hari sekali petani memupuk lahan pertanian mereka. Kalau biasanya mereka menghabiskan satu kuintal urea untuk sekali pemupukan, sejak ada pupuk limbah tahu itu jumlah diestimasi akan berkurang separo.

Kondisi seperti itu tentu saja bisa menguntungkan petani. Limbah tahu bisa didapatkan gratis. Pupuknya bisa dibuat sendiri. Semua akan menguntungkan petani yang mau mencoba menerapkannya.