
PEKALONGAN-Kegagalan usaha tradisional bisanya disebabkan karena persoalan pemasaran dan pembukuan laporan keuangan. Padahal pencatan keluar-masuknya kas keuangan perlu dilakukan pembukuan atau laporan laporan keuangan.
“Tidak jarang akibat tidak adanya laporan keuangan, para pengusaha UMKM mapun pedagang tradisional mengalami tumpukan hutang, karena tidak bisa mengontrol keuangan usahanya,” kata Fadhil Rahandika dalam pelatihan penyusunan laporan pebukuan sederhana di Desa Pagumengan Mas, Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan, Sabtu 20 Juli 2019.
Salah satu yang dapat mengontrol keuangan pelaku usaha diantaranya dengan menggunakan pembukuan sederhana, seperti alur keuangan masuk dan keluar.”Pembukuan dapat dilakukan secara digital maupun ditulus manual,” katanya.