
Wiyoro Wetan, Ulujami, Pemalang (01/07/19). Pada hari Senin telah dilakukan program kerja “Pelatihan Pembuatan Kripik Ares & Bonggol Pisang sebagai Pemanfaatan Limbah Pertanian”, program kerja tersebut merupakan pelatihan tentang bagaimana mengolah limbah pertanian menjadi produk siap konsumsi. Yang mana program ini dilakukan oleh Fatimatuz Zahra dari Tim II KKN 2019, kegiatan ini ditujukan untuk masyarakat umum. Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat dapat mengurangi luaran limbah dari pertanian dan membuka peluang produk olahan yang siap dikonsumi juga dapat dijual.
Pada umumnya setelah pisang berbuah dan jantung pisang diambil, pohon pisang dibiarkan saja atau dibuang oleh pemiliknya karena dianggap tak ada gunanya. Padahal nih ya, pohon pisang bisa digunakan untuk diambil getahnya dan dioleskan pada luka bakar. Atau malah di beberapa daerah, pohon pisang biasanya akan dirangkai dan dijadikan rakit yang nantinya digunakan di sungai.
Namun nyatanya tetap saja tak banyak yang tahu bahwa pohon pisang ternyata bisa digunakan sebagai bahan makanan, pohon pisang sudah menjadi bahan utama dalam pembuatan makanan khas. Meski dianggap tak memiliki kegunaannya, ternyata batang pisang juga memiliki manfaat bila dikonsumsi, seperti kadar gula yang rendah, sehingga bisa mencegah diabetes, atau juga dipercaya bisa menjadi obat diare.