(03/2019) Salah satu kerajinan yang terkenal yaitu kerajinan berban dasar logam yang berada di Kabupaten Tegal. Julukan Tegal sebagai “Jepangnya Indonesia” memang tidaklah salah, karena di Tegal apa saja bisa ditiru dan dibuat. Beberapa contohnya yaitu kerajinan logam seperti kerajinan alat-alat rumah tangga, mesin bubut, dan lain sebagainya. Kerajinan logam yang di buat masih dengan cara manual (tanpa mesin) seperti pada UKM yang dijadikan mitra dalam program PPPUD yaitu UD Asbiq Jaya Technic.
Kendala atau permasalahan yang sering dihadapi oleh kedua UKM mitra adalah dana untuk bahan baku yang masih terbatas, persaingan usaha yang sejenis, permintaan dan penawaran yang tidak seimbang pada momen tertentu, modal yang masih sedikit, tenaga kerja yang masih terbatas, alat yang jumlahnya masih sedikit, dan jumlah produksi yang masih belum memenuhi permintaan pangsa pasar.

Tim PPPUD yang diketuai oleh Solikhin, S.Si., M.Sc. mencoba untuk meningkatkan kerajinan logam yang ada di Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah dengan mengelompokkan masalah dalam aspek bisnis UD Asbiq Jaya Technic kemudian dipilih berdasarkan prioritas permasalahan serta IPTEKS yang diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan prioritas. Kegiatan program ini dilakukan dalam beberapa tahapan. Tahap pertama (tahun pertama) diawali dengan menambah kapasitas produksi UD Asbiq Jaya Technic. Tahap kedua (tahun kedua) meliputi perbaikan pada manajemen, sistem akuntansi, auditing, penjaminan mutu produk, diversifikasi produk. Kegiatan program didukung dengan penerapan IPTEKS berupa peralatan penunjang produksi meliputi alat pemotong plat, dan alat pres merk.
Harapannya Kabupaten Tegal dapat memiliki gelar sebagai kota yang memiliki kerajinan logam terbaik.