Brongkol, 24 Juli 2019 – Teknik vertikultur adalah metode modern yang memanfaatkan pekarangan atau lahan yang sempit agar lebih optimal. Teknik ini menyusun tanaman secara bertingkat dari bawah ke atas dengan jenis tanaman yang beragam seperti cabai, bawang merah dan putih atau seledri. Wadah yang digunakan untuk teknik ini juga bisa berbagai macam seperti botol bekas pot, polybag hingga pipa paralon, tergantung kreatifitas masing-masing.
Tim pengabdian masyarakat Universitas Diponegoro Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang mengadakan pelatihan pemanfaatan botol menggunakan botol bekas air minum untuk menanam tanaman. Dengan begitu sampah plastik yang ada di lingkungan sekitar akan menjadi bermanfaat. Secara tidak langsung tim mencoba untuk menanamkan sikap 3R (Reuse, Reduce, Recycle) kepada masyarakat.

Kegiatan ini sangat didukung oleh perangkat desa setempat karena mampu mengurangi beban sampah plastik yang ada disana. Warga juga sangat menyambut baik dengan kegiatan ini dan tidak lupa tim meninggalkan beberapa produk tersebut untuk digunakan oleh masyarakat.