Rejosari (19/7) – Tim pengabdian masyarakat Universitas Diponegoro Desa Rejosari , Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang mengedukasi masyarakat tentan pemanfaatan sampah plastik untuk bercocok tanam. Dengan begitu sampah plastik yang ada di lingkungan sekitar akan menjadi bermanfaat. Dan secara tidak langsung tim mencoba untuk menanamkan sikap 3R (Reuse, Reduce, Recycle) kepada masyarakat.

Teknik vertikultur adalah metode modern yang memanfaatkan pekarangan atau lahan yang sempit agar lebih optimal. Teknik ini menyusun tanaman secara bertingkat dari bawah ke atas dengan jenis tanaman yang beragam seperti cabai, bawang merah dan putih atau seledri. Wadah yang digunakan untuk teknik ini juga bisa berbagai macam seperti botol bekas pot, polybag hingga pipa paralon, tergantung kreatifitas masing-masing.

Kegiatan ini dilakukan di salah satu Sekolah Dasar di desa setempat. Tim juga tidak lupa untuk meninggalkan produk agar kebermanfaatannya mampu dirasakan terus-menerus dan dilihat kemudian ditiru oleh anak-anak. Harapan dari pengabdian ini adalah masyarakat mampu memiliki budaya untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi suatu hal yang bermanfaat seperti menggunakannya untuk bercocok tanam.