Mahasiswa KKN Undip memberikan contoh persiapan pembuatan pupuk organic dalam drum.

PEKALONGAN-Kotoran dan urin ternak sapi, kambing dan kelinci selama ini hanya dikumpulkan dan dijadikan pupuk setelah mengalami fermentasi beberapa bulan. Hal ini dirasa kurang efektif karena prosesnya sangat lama.

“Maka kami mencari solusi untuk membuat pupuk kotoran  ternak dapat segera dijadikan pupuk organic,” ujar Febri Puji , Desa Kartijayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan pada Rabu 13 Februari 2019.

Proses pembuatan dengan mengumpulkan kotoran ternak, kemudian difermentasi dengan dibantu bakteri pengurai dan dimasukkan dalam wadah tertutup. Kotoran ternak akan mengalami proses fermentasi anaerob, selama kurang lebih tujuh hari. “Selama proses fermentasi dihasilkan air yang keluar dari bawah drum, air itu yang akan menjadi pupuk orbanik untuk tanaman,”ujarnya.