Kegiatan Tim KKN Desa Muryolobo pada minggu pertama diisi dengan kegiatan survey. Survey dilakukan untuk menganalisa masalah yang ada di Desa Muryolobo serta potensi yang dapat dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk menyusun program kerja yang akan dilaksanakan. Sebelum melaksanakan survey, Tim KKN Desa Muryolobo melaksanakan kunjungan ke Balai Desa untuk berkenalan dengan para perangkat desa. Kegiatan di Balai Desa tidak hanya perkenalan dengan perangkat desa namun kami juga menggunakan kesempatan ini untuk mengumpulkan informasi mengenai Desa Muryolobo dan usulan dari para perangkat desa. Salah satu perangkat desa yang sempat kami ajak untuk bertukar pikiran adalah Pak Carik atau Pak Sekertaris Desa.

Untuk mengumpulkan masalah dan juga potensi yang ada di Desa Muryolobo narasumber kami bukan hanya dari perangkat desa tetapi juga dari para tokoh agama serta tokoh adat. Kami ditemani oleh Pak Guntur yang merupakan salah satu perangkat desa. Kami dan Pak Guntur berkunjung kerumah salah satu tokoh agama di Desa Muryolobo yaitu Pak Mustofa. Pak Mustofa sendiri merupakan pemilik madrasah yang ada di Desa Muryolobo. Tidak hanya ke kediaman Pak Mustofa tapi kami juga melanjutkan kunjungan ke kediaman Ketua Karang Taruna Desa Muryoloba yaitu Mas Agung. Karang Taruna di Desa Muryolobo dapat dikatakan aktif, Mas Agung juga menuturkan bahwa Karang Taruna akan selalu siap untuk membantu dan bertukar pikiran dengan kami. Tak lama setelah dari kediaman Mas Agung, Mas Agung mengajak untuk mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir yang baru selesai dibangun.




Tempat Pembuangan Akhir atau TPA merupakan salah satu fasilitas desa yang sangat penting agar sampah-sampah dari rumah tangga tidak dibuang sembarangan dan mencemari lingkungan. Kamipun menganalisa TPA tersebut dan memperhatikan jalur yang ada agar dapat memiliki gambaran mengenai bagaimana sistematika pembuangan serta pengelolaannya. Hal tersebut menjadi salah satu fokus kami karena belum adanya sistematika yang jelas tentang bagaimana pembuangan sampah di TPA. Mas Agung dan Pak Guntur juga menuturkan bahwa baiknya ada system yang jelas agar tempat tersebut tidak terbengkalai dan dapat digunakan semaksimal mungkin.

Setelah mengumpulkan beberapa permasalahan dan potensi yang ada di Desa Muryolobo, pada Senin 14/01/2019 TIM KKN Desa Muryolobo melakukan Rapat Koordinasi bersama para perangkat desa bertempat di Balai Desa. Rapat Koordinasi merupakan rapat bulanan yang dilaksanakan para perangkat desa, karena waktunya bertepatan dengan kedatangan Tim KKN maka kami juga diminta untuk memaparkan program kegiatan. Tujuan dari hal tersebut adalah untuk menampung masukan, saran, dan juga untuk memberitahukan agar para perangkat desa mengetahui apa yang dapat dibantu serta dipersiapkan terkait program yang akan kami laksanakan.
Malam hari setelah pemaparan di Balai Desa, kami mendapatkan tamu. Tamu kami adalah Pak Yudhi, Pak Yudhi merupakan staff dari Dinas Ketenagakerjaan yang mengatur mengenai para masyarakat Desa Muryolobo yang bekerja di luar negeri sebagai TKI. Beliau menuturkan bahwa Pak Yudhi tidak hanya mengurusi proses dan masyarakat yang sedang bekerja tetapi juga mengurusi para purna TKI. Kedatangan Pak Yudhi ingin memberitahukan bahwa harapannya dapat ada kerjasama dengan kami untuk mengembangkan industry kreatif agar para masyarakat purna TKI tetep produktif.
Direview oleh:
Maharani Patria Ratna