Banjarmulya, Pemalang, Minggu (27/01/2019) TIM I KKN Undip 2019, melaksanakan program monodisiplin dengan tema ODF (Open Defecation Free) yang dilakukan di Dusun Lobongkok Desa Banjarmulya. Pelaksanaan kegiatan berupa pembinaan agar tidak melakukan perilaku Buang Air Besar (BAB) sembarangan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya septic tank. Penentuan tema pembinaan tersebut, berawal dari salah satu permasalahan di Desa Banjarmulya yaitu berkaitan dengan perilaku masyarakat yang masih melakukan BAB sembarangan. Mayoritas dari warga desa Banjarmulya, masih melakukan BAB di sawah, di sungai, dan di jamban yang aliran pembuangannya ke sungai.

Mahasiswa KKN menjelaskan tentang jamban sehat

Warga desa Banjarmulya masih banyak yang belum memiliki septic tank. Pengalirannya dilakukan ke sungai dengan menggunakan pipa pralon yang disambung dari satu rumah ke rumah yang lain. Hal tersebut sudah berlangsung lama, sehingga menjadi kebiasaan warga dalam hal mengalirkan limbah tinja. Bukan berarti warga tidak mampu membangun septic tank, namun hal tersebut memang sudah menjadi kebiasaan di Desa Banjarmulya.

Masyarakat Dusun Lobongkok memperhatikan materi yang disampaikan

Nggak sih. Sebenernya bisa, cuman karena udah dari dulu kayak gitu akhire melu-melu.” Kata Warniti, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Banjarmulya.
Padahal dengan perilaku pembuangan limbah tinja yang sembarangan, memiliki dampak yang buruk diantaranya dapat mencemari makanan dari bakteri yang dibawa oleh lalat. Bakteri tersebut dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit diantaranya diare, muntaber, tifus, polio, dan hepatitis A. Selain itu, limbah tinja dapat mencemari air yang mengakibatkan penurunan kualitas air di Desa Banjarmulya. Pembinaan dihadiri oleh warga yang berjumlah 50 orang. Melalui pembinaan ini, diharapkan warga dapat memperoleh ilmu yang telah disampaikan untuk kemudian diaplikasikan dikeluarga masing-masing.

Editor : Jazimatul Husna